Apakah Penderita Diabetes Boleh Makan Ubi Jalar?
Diabetes merupakan masalah kesehatan, artinya bagi yang menderitanya tidak bisa lagi mengkonsumsi makanan dan minuman sembarangan. Jika mereka makan makanan atau minuman yang tinggi gula atau kalori, mereka akan lebih rentan terhadap komplikasi berbahaya dan mematikan.
Kebanyakan penderita diabetes memilih untuk tidak makan makanan manis, tetapi bukankah mereka juga harus makan ubi? Seperti yang kita ketahui, ubi jalar termasuk dalam makanan sehat meski rasanya manis. Faktanya, banyak orang mengonsumsi ubi jalar dalam menu makanan mereka.
Pakar kesehatan menyebut ubi jalar sebagai makanan rendah glikemik. Kandungan seratnya juga sangat tinggi. Artinya, jika penderita diabetes mengonsumsinya, ada kemungkinan kadar gula darahnya tidak naik begitu cepat sehingga tidak menimbulkan efek berbahaya.
Ubi jalar mengandung bahan-bahan sehat seperti magnesium, potasium, beta-karoten, dan vitamin C yang justru dapat memberikan manfaat bagi penderita diabetes. Karena tingkat indeks glikemik rendah, kadar gula darah akan naik secara perlahan dan dapat dimaksimalkan oleh tubuh sebagai sumber energi. Hal ini juga akan memperlancar kinerja pankreas dan hormon insulin. Kandungan ubi jalar juga dapat mencegah paparan radikal bebas dan munculnya peradangan pada tubuh.
Hanya saja meskipun termasuk dalam pola makan yang sehat, pengolahan ubi jalar juga harus diperhatikan. Jika kita salah memasaknya, indeks glikemik atau kalori yang dikandungnya bisa meningkat. Misalnya, banyak orang yang sengaja menyiapkan ubi jalar sebagai gorengan. Bahkan, ini akan menjadikannya makanan yang tidak sehat dan berkalori tinggi yang harus dihindari oleh penderita diabetes.
Selain memperhatikan cara pengolahan, sebaiknya penderita diabetes tidak mengonsumsi ubi jalar secara berlebihan. Jika Anda masih ragu untuk mengonsumsi ubi jalar, penderita diabetes bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui berapa porsi ubi jalar yang bisa mereka makan setiap hari atau bagaimana cara mengolahnya dengan benar agar makanan tersebut aman untuk dikonsumsi.

Komentar
Posting Komentar